• Home
  • Investigasi Domain
  • Tools
  • Sitemap
  • Blogroll
  • Cek Pagerank
  • About

  • Lebaran Di Bogor

    September 29th, 2009 Under My Self | 102 Comments

    Bagi sebagian orang berlebaran di kampung halaman sendiri tentunya sangat dinanti setiap tahunnya, sehingga sangat wajar saja banyak orang-orang perantau yang merantau ke kota-kota besar rela mengumpulkan penghasilan yang didapat setiap bulannya untuk bisa mudik ke kampung halaman, berlebaran bersama keluarga sekaligus melepaskan rasa rindu dengan kampung halaman. Tidak jauh berbeda dengan saya setelah beberapa tahun merantau ke kota Bandung, keinginanan untuk mudik ke kampung halaman sangatlah besar, namun sayang seperti tahun sebelumnya saya belum berkesempatan untuk mudik ke kampung halaman saya di palembang.

    Beruntung saya masih punya keluarga besar ibu yang tinggal di Bogor, tepatnya kampung cibedug ilir  dan sekitarnya, sukaraja sehingga lebaran kali ini saya mudik ke bogor untuk merayakan hari raya Idul Fitri disana (dari pada di kost :lol:).  Kota bogor salah satu kota yang sangat menarik, selain terkenal dengan Istana dan kebun raya bogor ciri khas kota ini salah satunya angkot yang saya tahu semuanya berwarna hijau. Sedikit susah membedakan trayek yang dilalui jika tidak melihat tulisan rute dan kode angkotnya. Tapi satu hal yang saya kurang sukai dari kota bogor yaitu sebutan kota Hujan, setiap hari hujan mulu walaupun dikit. Kadang rencana apel bepergian terpaksa batal karena hujan yang melanda kota ini.

    Hari raya pertama mungkin tidak jauh berbeda di tempat lain, setelah melaksanakan shalat Idul Fitri, Semua keluarga berkumpul saling maaf memaafkan, makan bersama dan berkunjung ke makan uyut yang ada disini. Namun ada sedikit catatan yang menurut saya aneh disini yaitu baik shalat jum’at ataupun shalat hari raya di masjid setahu saya biasanya khotib membacakan khutbah dalam bahasa indonesia atau bahasa daerah tapi disini khotib membacakan khutbah dalam bahasa arab.

    Wow, walaupun saya pernah 3 tahun mengenyam pendidikan di pesantren tapi sulit sekali bagi saya untuk mengerti apa yang dikhotbahkan oleh khatib, terpikir oleh saya mungkin orang-orang disini pada pinter-pinter semua kali bahasa arab nya. Tapi ketika saya tanyakan ke saudara kakek katanya emang sudah tradisi disini. Wah menurut saya walaupun tradisi tapi kalo jamaahnya pada gak ngerti semua buat apa…? pantesan aja anak-anak muda disini ributnya minta ampun ketika khotib membaca khutbah sampai saya hampir terlupa bacaan shalat id nya. he… :mrgreen:

    Karena punya lumayan banyak saudara disini, hari raya kedua dan selanjutnya saya selalu pindah – pindah tempat untuk menginap. Selain untuk mempererat tali silaturahmi disini, juga untuk mengenal lebih dalam wilayah perkampungan di daerah sini ( kali aja dapet istri orang sini, ha.. :mrgreen:). Untuk selalu connect ke internet tidak lupa saya membawa netbook, modem gsm dan kartu IM3 (Pulsa gprs) kesini, namun sayang karena sinyal di daerah ini kadang tidak stabil dan susah untuk mengisi pulsa gprs, saya sering kesulitan untuk blogwalking ke blog teman-teman, mungkin bisa dimaklumin namanya juga kampung om :grin:

    Sebelum balik ke Bandung saya sempat jalan-jalan sebentar, kalo dulu pernah maen ke kebun raya Bogor. Sekarang waktunya jalan – jalan ke mall yang ada di kota Bogor. Pilihan jatuh ke Botani Square ( Boqer ) karena termasuk salah satu mall yang rute perjalananya bebas helm (ceritanya malas pakai helm :lol:).  Tidak jauh berbeda dengan mall yang ada di kota bandung mall ini lumayan lengkap fasilitasnya. Tujuan pertama pengen nonton film “The Final Destination” , Selain itu tentu menemani adinda saudara berbelanja, tidak lupa pula menyempatkan diri tuk beli bukunya om Yanky di gramedia. Bukunya da dibaca abiz om, Pokoknya keren deh…  :lol:

    bencana jawa

    Si neng Narsis Abizzzzzz

    Ketika mau balik ke rumah sekitar jam 5.30 sore seperti biasa kota bogor di guyur hujan lebat dan memaksa saya harus menunggu satu jam lebih di parkiran sampai hujan reda. Ya namanya juga kota hujan sekali hujan gak tanggung – tanggung bisa sampai berjam – jam. Dari pada kemalaman sampai di rumah dan bisa di marahin  calon mertua saudara, ya udah deh balik hujan – hujanan.

    Lagi di parkiran, menunggu hujan reda.

    Lagi di parkiran, menunggu hujan reda.

    Dan beginilah akibatnya

    Basah - basahan deh...

    Dingin....

    Sekarang saya sudah berada di kota Bandung, walaupun sekembalinya saya dari Bogor badan saya masih kurang fit tapi saya usahakan untuk berbagi cerita pengalaman lebaran saya kali ini dengan teman-teman, So bagaimana dengan lebaran teman-teman semua…? :smile:

    Bookmark and Share


    You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

    102 Responses to 'Lebaran Di Bogor'

    1. avatar October 1, 2009 at 1:14 pm
      adi dzikrullah
    2. avatar October 1, 2009 at 1:37 pm
      Babesajabu
    3. avatar October 1, 2009 at 1:54 pm
      mel
    4. avatar October 1, 2009 at 1:55 pm
      dedenia72
    5. avatar October 1, 2009 at 2:07 pm
      online online
    6. avatar October 1, 2009 at 8:56 pm
      Megan Fox
    7. avatar October 1, 2009 at 9:20 pm
      sobatsehat
    8. avatar October 1, 2009 at 11:47 pm
      Dangstars
    9. avatar October 2, 2009 at 6:44 am
      heru
    10. avatar October 2, 2009 at 6:48 am
      yoesz

    Leave a Reply