Kompresi Citra (Image)
December 5th, 2009 Kategori komputer | Oleh : Deka Handayani | 195 CommentsKompresi Citra Menurut saya adalah sebuat metode untuk mengecilkan sebuah ukuran file citra dengan mengurangi jumlah bit pada representasi citra digital dengan tujuan mengefisienkan penggunaan citra digital. Sedangkan pengerti citra sendiri secara mudahnya adalah sebuah gambar ( image) pada bidang dua dimensi. Ilustrasi kompresi citra digital kira-kira sbb.
Sebuah gambar 3 inci x 4 inci dengan tingkat resolusi sebesar 72 dot per inch (dpi), maka diperlukan 3 x 4 x 72 x 72 = 62.208 dot ( pixel ). Setiap pixel terdiri dari 3 byte dimana masing-masing byte merepresentasikan warna merah, hijau, dan biru. Sehingga citra digital tersebut memerlukan volume penyimpanan sebesar 62.208 x 3 byte = 186.624 bytes.
Ukuran 186.624 bytes atau kira-kira 186 Kb sungguh sangat tidak efisen jika akan digunakan untuk penggunaan website atau blog yang membutuhkan loading yang lebih cepat, oleh karena itulah dibutuhkan kompresi citra sehingga ukuran citra lebih kecil dan waktu proses menampilkan citra juga bisa lebih cepat. Perhatikan Gambar berikut.
![]() Sebelum Dikompresi ( 40.723 bytes ) |
![]() Sesudah Dikompresi 75% ( 13.538 bytes ) |
Semoga mata anda baik-baik saja dan bisa melihat perbedaannya. Untuk melakukan kompresi citra digital anda dapat menggunakan bahasa pemrograman komputer tertentu yang mendukung citra digital. Selain itu anda juga dapat menggunakan software seperti sotosop (digosok-gosok makin sip), corel, dkk seperjuangannya.
Tapi khusus buat anda yang gak mau ribet, anda juga bisa menggunakan software gratis seperti RIOT (Radical Image Optimization Tool) dengan tampilan yang sangat mudah di gunakan, untuk mencobanya anda dapat mendownload pada situsnya langsung di luci.criosweb.ro/riot/. Saat ini RIOT Sudah versi 0.3.5. Semoga Bermanfaat.
O ya kalo seandainnya saya membuat program citra digital berbasis web menggunakan object oriented programming, kira-kira ada yang bisa menjadi guru saya gak ya..????
Written by: Deka Handayani
Rating:





Antony
halo mas deka, selamat malam. wah keliatannya seumuran dengan saya nih sebagai mahasiswa. namun sudah senior di blogging. mohon ajarannya yah mas deka.
Oh iya mas kalo sempat kunjungi blog saya di hihia dan hihia.wordpress yah. kalo boleh mohon 1 atau 2 komentarnya pada blog pemula itu
ditunggu yah mas kunjungannya
salam, sukses selalu. kebetulan saya juga tertarik dengan bidang image processing mas. apa mas expert di bidang itu?
[Reply]
April 26th, 2010 at 1:18 pm
Saya gak expert, cuma sekedar tahu dan tertarik saja kebetulan semester kemarin ada mata kuliahnya. Btw saya masih newbie juga di dunia blogsphere ini dan akan selalu begitu.
[Reply]
kobun the kodok buncit
tes emoticon
[Reply]
kobun the kodok buncit
sayang kalau kualitas gambar/foto aslinya bagus tapi disajikan dalam kualitas yang ‘poor’. dibilang bisa juga tergantung tuntutan. mending kualitas bagus yang bandwidth killer atau mending poor quality yang adem ayem?.
saya? tengah-tengah aja ah. anda?
[Reply]
June 2nd, 2010 at 10:05 am
Untuk Web atau blog yang punya konten utama desain grafis dkk-nya, ya lebih baik menggunakan image kualitas maksimal tapi kalo hanya sebagai pendukung dari konten saya cenderung memilih yang dikompresi, bukannya gak sayang tapi demi aksesibilitas.
[Reply]
khamiL
thaks for information Mr…!!!
like this
[Reply]