Perang Indonesia Vs Malaysia Meletus
October 3rd, 2009 Under Artikel | 375 Comments
18 mei 2011, 07.17
Kapal perang Malaysia jenis Fast Attack Craft KD Baung Memasuki wilayah perairan Ambalat, Kalimantan timur. KRI Pulau Rimau sebagai salah satu petugas patroli penjaga perbatasan di turunkan untuk mengusir Kapal perang Malaysia ini. Hingga 2 jam, upaya pengusiran ini tidak juga membuahkan hasil, Malah KD Baung seolah-olah memprovokasi KRI pulau rimau dengan melakukan manuver zigzag dan menambah kecepatan. Tidak lama kemudian tiba-tiba KRI pulau rimau mendapat serangan meriam 57 mm dan 40 mm yang bertubi-tubi dari KD Baung, langkah KRI pulau rimau pun terhenti. KRI Pulau rimau mengalami kerusakan yang sangat parah dan hampir tenggelam, Banyak korban jiwa berjatuhan. Setelah puas melihat KRI pulau rimau hampir tenggelam, KD Baung kembali ke pangkalannya di Malaysia.
19 Mei 2011, 19.00
Setelah melakukan rapat dengan “Anggota Dewan yang terhormat“ Presiden Republik Indonesia mengumukan Status Perang terhadap Malaysia. Status ini diambil setelah sekian lama perlakuan kurang terpuji Malaysia terhadap Indonesia beberapa tahun belakangan ini dan puncaknya penyerangan terhadap KRI Pulau rimau. Kesabaran Indonesia tampaknya sudah mulai habis, Seluruh warga negara Indonesia yang berada di Malaysia di minta kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) dan seluruh anggota TNI & Polri di minta melapor ke markas terdekat.
20 Mei 2011, 07.00
Malaysia menyambut tawaran perang Indonesia dengan membakar bendera Indonesia dan kedutaan besar Indonesia di Kuala Lumpur Malaysia serta memburu seluruh warga negara Indonesia yang ada disana.
21 Mei 2011, 15.00
Anggota FPDA ( Five Power Defence Arrangement ) Selain Malaysia yaitu Inggris, Australia, New Zealand dan Singapore memutuskan Siap membantu Malaysia jika diserang oleh Indonesia. Inggris langsung mengirimkan Kapal Induknya HMS Illustrious untuk disiagakan di sekitar wilayah perairan Malaysia dan Pasukan khusus yang terkenal SAS ( Special Air Service ).
22 mei 2011, 16.30
Ketegangan semakin memuncak antar Indonesia dan Malaysia. Seluruh alat utama sistem senjata (Alutsista), TNI dan Polri telah siap di berbagai tempat di seluruh wilayah indonesia, tinggal menunggu perintah. Malaysia pun tidak kalah siap dengan menyiagakan seluruh sistem pertahanan yang mereka punya dengan bantuan FPDA. Presiden mengumumkan kepada seluruh warga Negara Republik Indonesia untuk bersiap melakukan wajib militer sebagaimana diatur dalam Pasal 30 Undang – Undang Dasar Republik Indonesia.
Pasal 30 Undang – Undang Dasar Republik Indonesia
(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
(2) Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.
Ini hanya sekedar Ilustrasi saja. Tapi jika seandainya kondisi seperti ini benar-benar terjadi, Sebagai Warga Negara Indonesia yang baik apakah yang pertama kali anda lakukan untuk membela tanah air tercinta ini…..? dan apakah Konsep bela negara bagi anda…? Mohon komentarnya yang berkaitan dengan ini.
Saya mulai dari diri saya sendiri Konsep bela negara menurut saya adalah bagaimana saya bertindak dengan cara apapun untuk mencintai negeri ini dan memberikan apa yang bisa saya berikan kepada negeri ini, Jika kondisi ini benar-benar terjadi saya akan menunggu jika ada panggilan wajib militer buat saya, jika tidak ada maka apapun saya akan lakukan untuk membela Negara Ini.
Selain untuk merayakan Ulang tahun ke-64 Tentara Nasional Indonesia yang akan jatuh tanggal 5 oktober 2009 nanti, Postingan ini juga saya tujukan untuk meramaikan Bukan Contest : Brain Storming – Bela Negara yang di selenggarakan oleh Pakde Cholik. Jayalah Negeri…. ![]()
Note.
Turut berduka cita atas kejadian gempa yang akhir-akhir ini sering melanda negeri ini, Semoga di balik kejadian ini ada hikmah yang bisa diambil.





SUMANTRI
hancurkan negara malaysia,krn dia sdh berani merendahkan harkat dan martabat bangsa indonesia..
saya sebagai anak bangsa wajib membela negara indonesia dari serangan musuh,walau nyawa taruhanya…MERDEKA….
ISMET
Jikalau dengan cara diplomatik malaysia tak juga mengakui kesalahannya,
maka apa boleh buat,,,peluru yang lama tersimpan terpaksa meletus di negara itu.
sudah cukup kiranya kita di injak-injak,dan sudah waktunya kita bangkit dan bersatu.
merdeka…..merdeka….merdeka…
sekali merdeka tetap merdeka
Ratanca
Harpan saya agar Indonesia-Malaysia jgn sampai terjadi peperanganlah! sebab kita negara trtangga,masalah agar bisa dapat diselesaikan dgn akal sehat dan seharusnya di selesaikan dgn adu fisik,adu senjata dan kekuatan,karna yg namanya perang itu dampaknya adalah KALAH JADI ABU MENANG JADI ARANG,yang susah adalah justru kita rakyat sipil yg tidak tahu apa apa. SEMOGA!!!
NEWTON
Menurut saya adalah NKRI harga mati saya berani meramalkan sekali lagi malaysia pasti akan berbuat onar lagi, cepat atw lambat ok.jd buat apa TNI dan dephamkam beli mahal2 alutsista dan latihan perang terus kalau tidak di pakai dan di ujicoba , so bedakan urusan dalam negeri dengan pertahanan sbg putra bangsa jng hanya jd banyak koment tp dukung TNI, karna perang terjadi diperbatasan bukan di tengah kota bung, kami sbg Putra Kalimantan very had Malaysia,jgn takut,sebab backkingan malaysia berupa alat yg dikendalikan computer & bisa kena virus, yg ditakuti negara super power hnya 1 MAGIG
terutama Kalimantan.so INDONESIA terkenal kan karna kepintaran merusak/sabotase so gunakan utk menghalangi kapal2 perang asing seperti kasus kapal perang d semenanjug korea yg msh TOP secret.mangkanya jgn bedakan SARA,FOKUS to MALAYSIA.
ajie ifoel
sebelum terlambat mari kita bunuh semua org malaysia, kecuali anak gadisnya, buat kita kawinin hehehe….. hidup indonesia!!!
agoest tseoga
malaysia SETAN……jelas negara kt pasti menang…. prinsip bela tanah air kt udah mendarah daging….karna negara INDONESIA jubahx darah dan nyawa….MERDEKA……!!!!!!!!!!!
Ierul
Merdika To Mati iTu Semboyan Qta Sejak Duloe….!
Demi Hrga Diri n Martabt bangsa, Mari Qta Siap Perang…………..
sanjaya
INDONESIA MEMANG HARUS PERANG..SEBUAH NEGARA SAYA PIKIR SETIAP 50-100 TAHUN SEKALI HARUS PERANG..MARI GANYANG BEDEBAH MALAYSIA..
yunizar
sy siap membantai SAS inggris yg membantu malaysia dg sistem kredit satu persatu, sy kan anggap binatang buruan. jangan takut jendral inggris mallaby saja mti di surabaya, melawan rakyat indonesia. tidak ada dalam sejarah pimpinan pasukan khusus berpangkat jendral mati terbunuh melawan rakyat sipil kecuali di indonesia. merdeka!
robbi yansyah
bila memang harus wajib militer saya siap…!
siap mempersembahkan jiwi dan raga untuk mempertahankan kedaulatan RI. mau SAS dari inggris, biliperlu embahnya SAS saya tidak takut.
saya yakin ALLAH akan ada di samping pihak yang benar.
satu kata untuk mlsia “banci”………….